Patung Ramsis di alun-alun kota
Tegak berdiri.. tegar menatap satu arah
tangan terhimpit beton-beton baja
dihimpit desiran angin malam
Cahaya lampu berbinar-binar
Sempurnakan keindahan sekitar
peluk nafas-nafas kasih
duduk di sela berjejer.. bersandar
Matamu terbuka lebar-lebar
tanpa ketuk sepanjang jaman
mulutmu mengatup tanpa isak..
tanpa desah.. tanpa air mata
Tak ku tertawan di jurang nista
Menghibamu ikut rasakan kepergiannya..
kepiluan ini yang tiasa hati dan nyawa
Padamu.. ku masih bisa bersandar
rasakan kehangatan
Dalam sendiri yang sepi
Menghiba kasih yang sengaja pergi
27 Desember 1999
*Judulnya panjang bangat karena lupa judul aslinya, cuman pada bagian kertas puisi ini ada tertulis SAID I LEAVE CAUSE I WANT. Ya udah aku jadikan aja sebagai judul, daripada aku pusing-pusing mengingat-ingatnya.
No comments:
Post a Comment