Sunday, May 29, 2005

Wanita Pembaca Cawan

Dia duduk.. ketakutan di dua matanya
memperhatikan cawanku yang terbalik
dia berkata: anakku jangan sedih
Cinta bagimu seperti digariskan
Anakku.. mati syahid
orang yang mati atas agama cinta
cawanmu.. dunia menakutkan
dan hidupmu penuh pengembaraan dan peperangan
kau akan mencinta berkali-kali
dan mati berkali-kali
dan kau akan merindukan semua wanita bumi
dan kembali seperti raja yang kalah
dengan hidupmu.. anakku.. wanita,
dua matanya.. suci pujian
mulutnya.. tergambar seperti gugus
tawanya.. irama dan mawar
tapi langitmu mendung
dan jalanmu tertutup
tertutup



Baca selengkapnya..

No comments: